Penyebab dan Cara Mengatasi Kesurupan Jin Menurut Islam

Assalamualaikum Hafizi Azmi kali ini kembali hadir ke hadapan anda untuk berbagi informasi Islami mengenai penyebab dan cara mengatasi orang kesurupan atau kerasukan jin menurut islam. Semoga menginspirasi dan menjadi motivasi aktivitas anda hari ini.

Dalam aktivitas kita sehari-hari kita sering kali menemukan orang mudah kesurupan yang bertingkah seperti bukan dirinya sendiri. Tentu hal yang paling utama yaitu bagaimana cara menyembuhkan kesurupan jin atau setan.

Bahkan peristiwa semacam ini bisa terjadi secara massal baik di tempat umum, sekolah, tempat kerja atau di tempat lainnya. Mengapa hal itu bisa terjadi, apakah orang-orang kesurupan itu memang kemasukan makhluk halus jin atau setan.?

Cara mengatasi kesurupan jin

Kesurupan memang terjadi akibat ulah setan atau jin yang merasuki tubuh manusia. Hal ini dibenarkan dalam Alquran maupun hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

…الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ 

“Orang-orang yang makan riba itu tidaklah berdiri (bangkit dari kuburnya) kecuali seperti berdirinya orang yang kerasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila…” (Al Quran surah al-baqarah ayat 275)

Ibnu Katsir menjelaskan, orang-orang pemakan riba itu akan dibangkitkan dari kuburan pada hari kiamat melainkan seperti bangkitnya orang yang kesurupan saat setan merasuki nya. Fenomena ini juga dibenarkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sabdanya:

“Sesungguhnya setan itu dapat berjalan pada tubuh anak cucu Adam melalui aliran darah.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Fakta ini juga ditegaskan kebenarannya oleh para ulama. Abdullah Putra Imam Ahmad bin Hanbal menuturkan, Saya pernah bertanya kepada Ayahku, ada sekelompok orang yang mengatakan bahwa jin itu tidak dapat masuk ke dalam tubuh manusia.

Maka ayah saya menjawab; anakku, mereka itu salah bahkan jin dapat berbicara melalui mulut orang yang kesurupan.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Baihaqi diceritakan bahwasanya ada seorang bocah kesurupan yang dibawa ke hadapan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Lalu Beliau berkata kepada Jin yang merasuki nya “keluarlah wahai musuh Allah, aku adalah Rosulullah” maka sembuh lah bocah itu.

Demikianlah fenomena adanya manusia yang kerasukan jin merupakan sebuah fakta yang didukung oleh Alquran hadits Nabi dan pengalaman para ulama.

Apa Penyebabnya, dan Cara Mengatasi Kesurupan Jin?

Lalu apa yang menyebabkan seseorang mudah kerasukan jin? Imam Ibnu Taimiyah menjelaskan, Jin yang merasuki manusia bisa saja terjadi karena dorongan syahwat atau hawa nafsu atau karena jatuh cinta.

Sebagaimana yang terjadi antara manusia dengan manusia. Bisa juga terjadi dan ini yang paling banyak terjadi karena kebencian atau kezoliman yang dilakukan manusia.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Ketindihan Jin Menurut Islam

Kezoliman seperti apa? Maksudnya, memperlakukan jin atau setan dengan perlakuan yang menyakitkan atau bahkan membunuhnya meski tanpa disadari.

Misalnya ada orang yang mengganggu jin atau jin mengira ada seseorang yang sengaja mengganggu mereka. Misalnya dengan kencing atau membuang air panas ke arah jin atau membunuh sebagian Jin meskipun si manusia sendiri tidak mengetahuinya.

Namun jin juga bodoh dan zolim, sehingga dia membalas kesalahan manusia dengan kezoliman melebih yang dia terima. Terkadang juga motivasinya hanya sebatas main-main atau mengganggu manusia sebagaimana yang dilakukan oleh orang dikalangan manusia.

Itulah mengapa kita perlu memahami dan mengetahui kehidupan makhluk Allah Subhanahu Wa Ta’ala jenis ini agar kita tidak menyakiti mereka tanpa sadar.

Karena memang kita sebagai manusia tidak mampu melihat wujud mereka. Tapi sebaliknya para jin dan setan itu bisa melihat kita. Itu sebabnya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam melarang kencing di lubang sembarangan.

Kotada menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya, Mengapa kencing di lubang dilarang?

Beliau menjawab,

“lubang itu tempat persembunyian Jin.” (Hadits riwayat Ahmad, Nasai, Abu Daut)

Dari sini Imam Ibnu Taimiyah menyimpulkan bahwa Jin merasuki tubuh manusia karena tiga sebab.

  • Terkadang karena Jin menyukai orang yang kesurupan agar jin bisa menikmati kebersamaan dengannya. Kesurupan semacam ini yang paling mudah untuk disembuhkan dibandingkan yang lainnya.
  • Terkadang karena manusia itu mengganggu jin ketika dia mengencingi mereka atau menyiramkan air panas ke mereka atau membunuh sebagian jin atau bentuk gangguan lainnya. Ini jenis kesurupan yang paling susah, bahkan banyak kejadian Jin membunuh manusia yang kesurupan.
  • Ketiga, terkadang yg merasuki tubuh manusia hanya karena iseng layaknya perilaku manusia yang iseng dan suka main-main.

Selain itu dari pengalaman para ahlinya, kesurupan seringkali terjadi karena kondisi kejiwaan seseorang. Orang yang pikirannya kosong, hatinya gelisah, banyak masalah dan orang yang jarang berdzikir kepada Allah Subhanahu wa ta’ala sehingga jin dengan mudah memasuki dirinya dan mengganggunya karena benteng dirinya rapuh.

Baca juga : Cara Mengusir Jin Dalam Rumah Dengan Garam dan Bawang Putih

Itu sebabnya bila kita melihat para sahabat di zaman Rasulullah hampir tidak ada yang kesurupan bahkan belum pernah ada yang kesurupan masal. Memang tingkat keimanan mereka sangat kuat, inilah yang membentengi dari kerasukan setan.

Cara Mengatasi Kesurupan Jin Dengan Bacaan Al-Qur’an dan Doa

Ketika peristiwa kesurupan terjadi, seringkali menimbulkan kepanikan masyarakat umumnya mencari ahli agama untuk menangani masalah ini. Masalahnya orang yang dicari tidak selalu ada padahal penanganannya harus segera dilakukan.

Maka setiap muslim hendaknya mengerti dan memahami cara mengatasi orang kesurupan. Bagaimana cara menyembuhkanya?

Ibnu Taimiyah biasanya mengobati orang yang kesurupan dengan cara ini.

1. Membacakan Ayat Kursi.

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

2. Membacakan mu’awwidzatain membaca Audzubillah himinasyaitonirrajim

3. Membacakan beberapa surat AlQuran sebagai berikut.

  • Al Baqarah 1-5, 163-164, 255,285-286.
  • Ali Imran 18-19
  • Al A’raf 54-56, 117-122
  • Al Jin 1-9
  • At Taghabun 14-16
  • Al Ikhlas
  • Al Falaq
  • An Nas

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami.” (Al Quran surat al-mu’minun ayat 15)

Dengan cara bacaan ini, jin akan keluar dari tubuh orang yang dirasuki nya. Ibnu qoyyim menjelaskan, Ibnu Taimiyah pernah bercerita kepada kami bahwa beliau satu kali membaca ayat ini di telinga orang yang terkena kesurupan.

Baca juga : Cara Meruqyah Anak Kecil Yang Nakal, Rewel Paling Ampuh

Selain itu ada cara lain untuk mengeluarkan jin yang merasuki tubuh seseorang atau orang yang kesurupan. Cara menyembuhkan kesurupan ini banyak dilakukan para praktisi.

  • Pertama dengan membaringkan orang yang kesurupan dalam posisi telentang.
  • Meminta bantuan 2 orang untuk memegang terapi kaki tangan dan bahu jika orang tersebut meronta.
  • Lalu dibacakan istighfar tiga kali.
  • Syahadat satu kali.
  • Ta’awudz, Audzubillahiminasyaitonirrojim satu kali.
  • Membaca ayat kursi 1 kali.
  • Membaca Bismillah 3 kali sambil menekan atau memencet kedua ibu jari sekuatnya tepat di dua sisi pinggir jari jempol si penderita.Saat dipencet itu biasanya Jin yang ada dalam tubuh penderita akan memberontak dan menjerit kesakitan. Namun biasanya hal ini tak akan berlangsung lama. Lalu Jin akan pergi meninggalkan orang yang kesurupan wallahualam.

Itulah penyebab dan cara mengatasi kesurupan jin menurut ajaran islam. Anda bisa melakukan sendiri untuk menyembuhkan atau mengobati kerasukan jin tanpa harus memanggil ahli agama. Semua itu tak lepas dari izin Allah, jika Allah menghendaki semua akan terjadi.

Mohon maaf komentar di blog ini saya non aktifkan. Bagi Anda yang ingin memberikan saran/kritik/komentar/pesan bisa menuju ke halaman fanspage kami https://www.facebook.com/hafiziazmID