Dosa Syirik Tidak Diampuni Allah, Benarkah?

Dosa syirik tidak diampuni allah, benarkah? Pertanyaan ini akan saya jawab dengan lengkap menurut sumber yang ada. Syirik merupakan itikad atau perbuatan yang menyamakan sesuatu selain Allah dan disandarkan pada Allah dalam hal rububiyyah dan uluhiyyah. Umumnya, menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah yaitu hal-hal yang merupakan kekhususan bagi Allah, seperti berdo’a kepada selain Allah, atau memalingkan suatu bentuk ibadah seperti menyembelih (kurban), bernadzar, berdo’a dan sebagainya kepada selain-Nya.(Sumber: wikipedia.org)

Lalu apakah dosa syirik tidak diampuni oleh allah? Diantara dosa besar yang sangat diwanti-wanti Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar tidak dilakukan manusia adalah perbuatan menyekutukan Allah atau syirik. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari Syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”

Dosa syirik tidak diampuni Allah

Ayat semisal ini juga tersebut di dalam surat yang sama ayat 116.

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang lain dari Syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” (Al Quran surah An-Nisaa ayat 116)

Hadist Tentang Dosa Syirik Tidak Diampuni Allah

Lalu apakah dengan demikian semua orang yang melakukan perbuatan Syirik atau menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala itu seluruhnya akan masuk neraka dan tidak diampuni oleh Allah.

As Sa’di dalam tafsirnya menyebutkan yang dimaksud dosa Syirik tidak diampuni adalah dosa Syirik yang tidak bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Adapun orang yang bertaubat maka dosa Syirik dan dosanya yang lain akan diampuni. Sebagaimana firman Allah.:

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya dialah yang Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Al Quran surat Az-Zumar Ayat 53)

Allah akan mengampuni semua dosa bagi siapa saja yang bertaubat dan kembali kepadanya. Jika dosa Syirik tidak diampuni dengan Taubat maka seruan para rasul kepada manusia menjadi sia-sia.

Demikian juga mayoritas bangsa Arab sebelum kedatangan dakwah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah orang-orang musyrik. Mereka berhenti dari kemusyrikan disebabkan keimanan mereka kepada beliau dan bertaubatnya mereka dari kemusyrikan.

Allah berfirman:

“Orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik tidak meninggalkan (kesesatan dan kekafiran mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata, (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran yang disucikan (Alquran) .”(Al-Quran surah Al-Bayyinah ayat 1 – 2)

Demikian dan juga para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah orang-orang musyrik. Kemudian Allah memberikan petunjuk kepada mereka sehingga menjadi manusia-manusia utama. Bahkan generasi manusia terbaik sepanjang masa.

Sebagaimana telah disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian generasi yang mengiringi mereka, kemudian generasi yang mengiringi mereka.” (Hadits Riwayat Bukhari dan lainnya)

Nah sampai disini akhir perjumpaan kita kali ini tentang dosa syirik tidak diampuni oleh Allah. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan Hidayah dan Taufiq nya. Agar senantiasa beramal sholeh dan menjauhi larangan-larangannya.