Roh Gentayangan Karena Mati Secara Tidak Wajar, Benarkah?

5/5 (1)

Roh gentayangan – Melekatnya kepercayaan masyarakat mengenai arwah penasaran menjadikan suasana menjadi horor ketika mendapati ada orang yang matinya tidak wajar.

Roh merupakan suatu bagian dari manusia yang tidak memiliki wujud dan diciptakan Tuhan sebagai penyebab adanya kehidupan.

Sebagian masyarakat masih merasa takut dengan peristiwa kematian-kematian yang terjadi secara tidak wajar, misalnya orang bunuh diri atau sebab lainnya. Karena orang yang mati secara tidak wajar arwahnya akan gentayangan.

Apakah Arwah Penasaran atau Roh Gentayangan ini Mungkin Terjadi?

Roh Gentayangan

Syariat Islam tidak mengenal istilah arwah gentayangan, karena roh orang yang baik atau yang jahat ketika dicabut dari jasadnya keduanya telah kembali ke tempat yang telah disediakan Allah.

Mereka telah pindah alam, dari alam dunia ke alam barzah. Roh orang-orang sholeh disediakan tempat terpisah dari roh orang-orang jahat, sebagaimana yang termaktub dalam Shahih Muslim tentang tempat kembalinya roh mukmin dan kafir.

Dalam riwayat ini disebutkan nama kedua tempat kembalinya yaitu akhiru ajal. Ada yang menjelaskan bahwa kedua kata itu berbeda arti.

Roh orang mukmin akan kembali ke illiyyin (عِلِّيِّين) atau tempat yang paling tinggi, sementara roh orang kafir kembali ke sijjin (سِجِّين) atau tempat yang paling bawah.

Baca juga: Roh masih ada di rumah setelah meninggal?

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam AL-Baihaqi yang menyebut sijjin sebagai tempat kembalinya roh para kafir.

Jadi, tidak ada roh gentayangan dalam kajian islam, kalau begitu siapa yang menampakan diri dan menyerupai sosok orang yang telah meninggal dunia?

Jika roh gentayangan tidak ada, siapa yang menampakan diri menyerupai orang yang meninggal?

Penampakan itu ada karena halusinasi orang yang melihat atau memang benar-benar penampakan yang dilakukan oleh jin.

Memang jin mampu merubah dirinya dalam bentuk yang dikehendaki Allah sesuai dengan izinnya, hanya saja mereka tidak bisa menyerupai sosok Rasulullah.

“Sesungguhnya setan bisa menyerupai siapapun, tapi dia tidak akan bisa menyerupai ku.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Jadi kalau ada penampakan seperti sosok orang yang telah meninggal itu bukan roh orang tersebut yang penasaran lalu gentayangan, tapi itu ulah setan untuk menyesatkan manusia.

Baca juga: Tanda-tanda kematian menurut islam

Tampaknya misi setan berhasil, karena kenyataannya banyak masyarakat yang termakan oleh persepsi yang salah ini.

Pentingnya tayangan tentang arwah penasaran dan gentayangan yang diyakini sebagai roh manusia masih digemari banyak penonton.

Kalau penampakan yang ada itu persis dengan orang yang telah meninggal, tindakan dan tutur katanya sama, biasanya pelakunya adalah Jin Qorin.

Jin Qarin itulah pendamping yang mendampingi setiap orang sejak dilahirkan, sehingga ia tahu betul akan kebiasaan dan kekhasan dari manusia yang didampinginya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Tidaklah seorang pun di antara kalian kecuali disertakan untuknya Qorin dari jin dan Qorin dari malaikat.” (Hadis riwayat Muslim dan Ahmad)

Perlu dipahami roh adalah sesuatu yang ringan dan lembut yang bergerak dan mengalir dalam tubuh sebagaimana air mengalir dalam tumbuhan atau api dalam sekam. Islam tidak mengenal reinkarnasi, setiap jasad ada rohnya masing-masing yang akan bertanggung jawab atas perbuatannya selama di dunia.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nuthfah, kemudian menjadi ‘alaqah selama itu juga, kemudian menjadi mudghah selama itu juga, kemudian diutuslah malaikat untuk meniupkan ruh padanya.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Roh yang ditiup oleh malaikat ke dalam jasad adalah salah satu dari permasalahan ghaib yang hakikatnya nya hanya diketahui oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Maka dari itu ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ditanya tentang roh Allah memberinya jawaban.

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

“Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kalian diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (Al Quran Surah Al-Isra ayat 85)

Tidak ada satupun ayat atau hadis yang menjelaskan bahwa roh yang telah keluar dari jasad nya bisa berubah wujud menjadi sosok jasad yang ditinggalkannya, apalagi merasuki jasad orang lain.

Yang bisa merubah wujud atau menyerupai sesuatu atau sosok seseorang adalah malaikat dan jin. Dan roh yang ditiupkan ke jasad seseorang bukanlah malaikat atau jin yang ketika telah lepas dari jasad nya bisa berubah wujud atau menampakan diri. wallahualam

Berikan Nilai Anda

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.