Apakah Hantu Bisa Ditangkap, Ini Jawaban Menurut Islam!

Seperti yang kita tau bahwa setan atau hantu tidak dapat terlihat oleh mata. Namun apakah hantu bisa ditangkap?

Ditangkap beda dengan mengusir. Pada postingan sebelumnya saya sudah jelaskan cara mengusir jin yang ada di dalam rumah.

Berapa waktu yang lalu sempat heboh pemberitaan tentang penangkapan hantu kuyang. Meskipun setelah ditelusuri ternyata informasi tersebut tidak benar.

Apakah hantu bisa ditangkap

Tidak ada satupun saksi yang melihat secara langsung. Petugas polisi di lapangan menduga isu itu sengaja dihembuskan untuk menakuti warga.

Meski demikian tetap menarik untuk dikaji tentang kemungkinan manusia menangkap hantu.

Apakah memang mungkin terjadi?

Benarkah Jin, Setan dan Hantu Bisa Ditangkap?

Hal pertama yang harus dipahami bahwa dalam ajaran islam sebetulnya tidak mengenal yang namanya hantu apapun jenis dan namanya.

Dan makhluk gaib yang dikenal mampu menakuti dan menggoda manusia adalah jin. Jin itu makhluk halus dan memungkinkan untuk ditangkap. Khususnya jika mereka berada dalam wujud kasat mata.

Kisah pengkapan hantu

Ada beberapa kisah tentang penangkapan Jin yang terjadi di masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Diantaranya dialami oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri :

“Sesungguhnya setan merintangi ku dan berbuat kasar kepada ku untuk merusak shalatku. Namun aku diberi kekuatan oleh Allah untuk mengalahkannya hingga aku pun mencekiknya. Sungguh muncul dalam diriku keinginan untuk mengikatnya pada salah satu tiang di masjid hingga pagi agar kamu dapat menyaksikan nya. Nnamun tiba-tiba aku teringat ucapan saudaraku Sulaiman. Ya Tuhanku ampunilah aku dan berikanlah aku kerajaan yang tak layak buat seorang pun sesudahku.” (Al Quran surah shad ayat 35)

“Maka Allah pun menolaknya dalam keadaan hina.” (hadits riwayat Al Bukhari dan Muslim)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berhasil menangkap jin tersebut dan bisa saja Beliau pernah hanya hingga pagi hari.

Tapi kemudian beliau ingat tentang doa Nabi Sulaiman sehingga beliau mengurungkan niatnya. Dalam hadits tersebut memang tidak dijelaskan bahwa setan yang ditangkap nabi tersebut apakah dalam wujud asli atau dalam wujud penyamarannya.

Tapi mengingat kaitanya dengan nabi Sulaiman, maka tampaknya apa yang ditangkap Nabi Shallallahu Alaihi Salam adalah jin dalam wujud aslinya.

Sebab jika dalam wujud penyamaran, maka hal itu bukan hanya menjadi keistimewaan Nabi. Orang biasa pun terkadang bisa melihat jin atau setan jika dalam wujud penyamarannya seperti yang terjadi pada Abu Hurairah radhiallahu anhu.

Abu Hurairah, berhasil menangkap setan jin yang sedang dalam wujud penyamarannya menjadi seorang manusia.

Sebab Abu Hurairah sama sekali tidak menyadari kalau yang ditangkapnya adalah setan. Sehingga ia diberitahu oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Ketika itu Abu Hurairah ditugaskan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menjaga harta zakat. Saat berjaga itulah ada seseorang mendatangi tempat tersebut dan mencuri makanan.

Abu Hurairah berhasil menangkapnya dan mengancam akan melaporkannya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Orang itupun meminta kepada Abu Hurairah agar melepaskannya dan mencoba meyakinkan Abu Hurairah bahwa ia adalah orang yang membutuhkan.

Ia juga mempunyai keluarga yang harus ditanggung.

Pagi harinya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepada Abu Hurairah tentang apa yang terjadi tadi malam. Abu Hurairah pun menceritakan kepada nabi.

Baca juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Kesurupan Jin Menurut Islam

Akan tetapi nabi Shallallahu Alaihi Wasallam justru mengatakan bahwa orang itu berbohong dan nanti malam ia akan datang lagi.

Dan benar saja, pada malam harinya ketika Abu Hurairah berjaga orang itu datang lagi hendak mengambil makanan. Abu Hurairah berhasil menangkapnya dan selanjutnya terjadilah apa yang terjadi pada malam sebelumnya.

Dan pagi harinya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya lagi kepada Abu Hurairah dan ia pun menjawab dengan jawaban yang sama.

Dan Rasul juga kembali mengingatkan Abu Hurairah bahwa orang tersebut akan datang lagi. Dan benar saja di malam yang ketiga orang itu benar-benar datang dan melakukan hal yang sama seperti 2 malam sebelumnya.

Ia pun minta dilepaskan dan sebagai balasannya ia mengajarkan Abu Hurairah untuk membaca ayat kursi agar mendapat perlindungan dari Allah dan tidak akan didekati setan hingga pagi.

Pagi harinya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam kembali bertanya kepada Abu Hurairah tentang kejadian semalam. Abu Hurairah pun menceritakan termasuk apa yang diajarkan oleh orang itu.

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pun membenarkan apa yang diajarkan tersebut dan mengatakan kepada Abu Hurairah bahwa orang yang mendatanginya tiga malam berturut-turut adalah setan.

Hantu Bisa Ditangkap Dalam Wujud Asli atau Menyamar?

Kisah tersebut diceritakan oleh Imam Bukhari di dalam hadisnya. Hadis ini sekaligus menunjukkan bahwa jin atau setan sangat mungkin ditangkap oleh manusia. Jika setan dalam wujud penyamarannya baik dalam wujud manusia atau binatang bahkan mungkin juga untuk dilukai dan dibunuh.

Adapun jika dalam wujud aslinya maka tentu tidak mungkin untuk menahan atau menangkap nya. Karena wujudnya saja tidak terlihat, bagaimana mungkin kita menangkapnya.

Baca juga : Setan dan Jin Muncul di Waktu Maghrib, Kemana di Siang Harinya?

Allah ta’ala berfirman :

“Hai anak Adam, Janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana Ia telah mengeluarkan kedua ibu bapak mu dari surga. Ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu. Dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” (Al Quran surah al-a’raf ayat 27)

Ayat ini dijadikan dalil oleh para ulama bahwa setan yang berada dalam wujud aslinya tidak bisa dilihat oleh manusia. Kecuali para nabi yang memang diberi keistimewaan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Mungkin apa yang sudah saya sampaikan diatas bisa menjawab pertanyaan tentang “apakah hantu bisa ditangkap.”

Hanya orang biasa yang mencoba untuk menyebarkan ilmu Agama Islam sesuai sumber terpercaya yaitu Al-Quran dan Hadis.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.