Mengapa Rasulullah Mencintai Kucing? Ternyata Ini Alasanya

Alasan mengapa Rasulullah mencintai kucing. Sobat Hafizi Azmi, dalam Islam kucing merupakan salah satu hewan yang diistimewakan dan merupakan salah satu hewan kesayangan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Hewan mamalia satu ini telah berbaur dengan kehidupan manusia sejak 6000 tahun sebelum masehi. Namun, tahukah Anda kucing pada zaman dahulu justru dianiaya bahkan dibunuh.

Pada zaman dulu kucing dianiaya karena dianggap sebagai simbol kejahatan iblis. Sepanjang sejarah umat manusia terutama pada abad pertengahan di Eropa. Kucing dan wanita diyakini bersekutu dengan setan. Bahkan hingga kini masih banyak orang yang percaya bahwa kucing hitam merupakan pembawa sial. Anggapan itu membuat keduanya dibakar, disiksa dan dibunuh dengan bagai cara yang sadis.

Mengapa rasulullah mencintai kucing
Alasan Mengapa rasulullah mencintai kucing

Orang-orang di zaman dulu percaya bahwa dengan membunuh kucing dan perempuan pemiliknya dapat menghentikan kejahatan dan penyakit. Misalnya ketika wabah Black Death menjangkiti Eropa. kala itu banyak kucing yang dibunuh dalam jumlah besar. Nah, lalu mengapa dalam Islam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam justru sangat menyayangi kucing. Berikut ini pemaparanya mengenai alasan mengapa rasulullah mencintai kucing.

Alasan Mengapa Rasulullah Mencintai Kucing

Dalam banyak hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan kedudukan kucing dalam Islam, bahwa kucing itu tidak najis. Kucing termasuk perhiasan rumah bahkan disebut sebagai bagian dari keluarga. Karena selalu berkeliaran di rumah, bahkan dalam sebuah hadis diceritakan:

“Aku( Aisyah) dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berwudhu dari satu bejana yang sebelumnya telah dijilat kucing.” (HR. Ibnu Majah)

Kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah Suci. Liurnya pun bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Hal ini ternyata didukung dengan sejumlah fakta ilmiah yang ditemukan di zaman modern. Seperti permukaan lidah kucing sangat unik karena tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing. Benjolan ini bengkok dan mengerucut seperti kikir atau gergaji yang berguna untuk membersihkan kulit.

Ketika kucing minum tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya. Selain itu lidah kucing juga merupakan alat pembersih yang canggih. Karena permukaan yang kasar bisa membuang bulu bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya. Sehingga kucing memandikan dirinya sendiri dan anak-anaknya dengan menggunakan lidahnya.

Berbagai sumber terpercaya juga menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Menurut Dr George Maqshud ketua laboratorium rumah sakit hewan. Jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman tu ada maka kucing itu akan sakit. Badan kucing diketahui bersih secara keseluruhan menurut berbagai penelitian tersebut.

Sahabat Rasulullah Juga Mencintai Kucing

Bukan hanya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang menyayangi kucing. Sahabat Rasulullah seperti Abu Hurairah pun sangat menyayangi binatang ini. Ada satu kisah mengenai bagaimana ia mendapat nama Abu Hurairah atau bapak kucing.

Pada mulanya Abu Hurairah terlahir dengan nama Abdus-Syams Kemudian beliau mengganti namanya menjadi Abdur Rahman. Ketika dirinya memeluk Islam nama Abu Hurairah didapatkan karena ia memiliki seekor kucing peliharaan yang selalu digendong dan elus-elus kemanapun ia pergi. Kucing itu ibarat bayang-bayang yang selalu mengikutinya kemana saja.

Kucingnya juga sering dimandikan dibersihkan dan tentunya diberi makanan yang layak. Kesukaan Abu Hurairah pada kucing merupakan inspirasi yang di dapat dari Rasululloh solallohu alaihi wasallam yang juga sangat mencintai kucing.

Islam memang mengajarkan kita untuk mencintai semua makhluk hidup ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terlebih pada kucing, karena bagi orang yang menyakiti atau menyiksa kucing ada hukuman berat dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Seperti dalam Hadits: “Seorang wanita disiksa Allah pada hari kiamat lantaran dia mengurung seekor ucing sehingga kucing itu mati. Kkarena itu Allah Subhanahu Wa Ta’ala memasukkannya ke neraka. Kucing itu dikurungnya tanpa diberi makan dan minum dan tidak mudah dilepaskan ya supaya ia dapat menangkap serangga serangga bumi.” (Hadits Riwayat Muslim).

Pada intinya kita harus mencintai semua makhluk hidup ciptaan Allah. Tidak hanya mencintai kucing saya, namu kepada hewan lain pun berlaku sama. Semoga dengan membaca artikel ini Anda semakin menambah pengetahuan. Sekian artikel kali ini tentang alasan mengapa rasulullah mencintai kucing.

Mohon maaf komentar di blog ini saya non aktifkan. Bagi Anda yang ingin memberikan saran/kritik/komentar/pesan bisa menuju ke halaman fanspage kami https://www.facebook.com/hafiziazmID