Arah Kiblat Masjid Tidak Tepat, Bagaimana Hukumnya?

Assalamualaikum. Pernahkah sobat Hafizi Azmi melakukan sholat tapi arah kiblat masjid tidak tepat. Persoalan arah kiblat sering memunculkan pesan tersembunyi di masyarakat. Karena beredar informasi bahwa sebagian masjid setelah dicek dengan Google Earth dan kompas kiblat ternyata arah kiblatnya tidak tepat atau melenceng. Hal itu menurut sebagian peneliti antara lain disebabkan arah kiblat yang bergeser sesudah terjadinya beberapa gempa besar pada beberapa tahun lalu.

Arah kiblat masjid tidak tepat

Namun banyak yang menyimpulkan sebabnya pada saat pengukuran awal yang memang kurang presisi. Mengingat keterbatasan teknologi pengukuran saat itu. Arah kiblat tidak tepat banyak ditemukan di masjid-masjid yang berada di Indonesia. Namun, dengan hadirnya alat-alat pengukur dan penunjukan kiblat modern yang berbasis satelit seperti GPS dan kompas digital. Semakin memudahkan umat Islam untuk lebih tepat menentukan arah kiblat tempat shalat mereka.

Arah Kiblat Masjid Tidak Tepat, Apa Sholatnya Sah?

Namun terkadang realisasinya di masyarakat bisa menimbulkan polemik jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Oleh karena itu di beberapa mesjid ditemukan arah karpet di ubah untuk menyesuaikan arah kiblat secara tepat. Dengan cara memiringkan nya sedikit ke arah utara.

Namun tidak sedikit juga didapatkan masjid yang tetap pada arah lama, tidak memiringkan sedikit ke arah utara. Mereka mencukupkan menghadap arah kiblat yang berada di arah barat antar utara dan selatan dan meyakini sholatnya tetap sah.

Baca juga : Buang Angin Saat Sholat Berjamaah

Sebagian orang meyakini bahwa shalat di masjid yang tidak mengubah arah kiblat yang sedikit miring ke utara tidak sah. Karena tidak memenuhi 1 syarat sahnya yaitu menghadap kiblat. Ada juga orang yang apabila sholat di masjid-masjid yang tidak mengubah arah karpetnya sedikit miring ke utara dia tidak mengikuti arah karpet. Sehingga terlihat berbeda dengan jamaah pada umumnya.

Sebenarnya seperti apa ketentuan arah kiblat dalam Syariat agama?

Dinamakan kiblat karena seorang yang melakukan shalat menghadap ke arah nya. Menghadap kiblat merupakan syarat sah shalat bagi yang mampu, menurut kesepakatan para ulama. Ibnu Qudamah Rohimahumullah mengatakan menghadap kiblat merupakan syarat sah shalat baik dalam shalat wajib maupun shalat sunnah. Dalilnya antara lain adalah firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

“Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram, dan di mana saja kamu berada palingkanlah mukamu ke arahnya.” (Al Quran surah Al-Baqarah ayat 144)

Perintah dalam ayat ini ditujukan kepada seluruh kaum muslimin baik yang bisa melihat Ka’bah secara langsung maupun yang tidak bisa melihatnya. Selain ayat atau bacaan, kewajiban menghadap kiblat dalam shalat juga di dasarkan pada sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.:

“Jika engkau hendak mendirikan shalat, maka sempurnakanlah wudhu kemudian menghadap ke kiblat, bertakbirlah lalu bacalah penggalan yang mudah kamu baca dari Al Quran.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Baca juga : Hukum Jual Beli di Masjid

Menurut Imam Nawawi Rahimahullah, hadis ini membahas hal-hal yang wajib dilakukan dalam sholat dan bukan yang di sunnahkan. Dan seperti terlihat, hadits ini menunjukkan kewajiban thoharoh atau bersuci, menghadap kiblat, Takbiratul Ihram dan membaca Al Fatihah.

Kedua perintah di dalam ayat dan hadits ini mempunyai arti wajib. Karena tidak ada dalil yang mengalihkannya dari makna asli. Oleh karena itu, setiap orang yang mengerjakan sholat harus menghadap kiblat. Wallahu a’lam

Nah, itulah penjelasan mengenai arah kiblat masjid tidak tepat yang hafiziazmi.com rangkum. Semoga informasi mengenai arah kiblat tidak tepat ini bisa bermanfaat untuk Anda semua.