Manfaat, Fakta dan Adab Bersin Dalam Islam

Assalamualaiku sobat Hafizi Azmi, pada pembahasan kita kali ini mengenai manfaat, fakta dan adab bersin dalam islam. Setiap manusia pasti pernah bersin. Namun Tahukah anda ternyata terdapat begitu banyak keajaiban dan fakta yang tersembunyi dibalik bersin. Berikut ini pembahasan tentang fakta bersin, manfaat bersin dan adab bersin menurut islam.

Menurut kutipan dari wikipedia bahwa bersin adalah reaksi penyesuaian karena ia menyingkir ingus yang mengandung partikel atau gangguan asing dan membersihkan rongga hidung. Bersin dapat diartikan sebagai keluarnya udara semi otonom yang terjadi dengan keras lewat hidung dan mulut. Lalu apa fakta dan adab bersin dalam islam?

Manfaat dan Fakta Bersin

Sebelum kita merambah ke adab bersin dalam islam, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai manfaat dan fakta bersin berikut ini.

Adab bersin dalam islam

1.  Bersin tidak selalu berarti flu.

Banyak yang menganggap bersin dengan sakit flu suatu hal yang selalu berkaitan. Namun nyatanya tidak semua bersin itu menandakan seseorang sedang terkena penyakit atau virus flu. Bersin merupakan cara tubuh untuk melindungi diri. Dengan kata lain sebagai penolakan bakteri dan virus yang berada di udara yang hendak masuk ke dalam tubuh kita dan terjadi secara natural.

Baca juga : Adab Membaca Al Quran Bagi Wanita

Bersin terjadi karena selaput lendir yang menyelimuti rongga akibat terkena bahan bahan iritan atau allerhand sehingga timbul reaksi bersin. Dan biasanya yang menyebabkan bersin adalah partikel-partikel yang masuk ke dalam hidung seperti debu, akibat membersihkan rumah, alergi atau suhu udara dingin yang menyelimuti tubuh kita.

2. Bersin memiliki kecepatan 70 m/detik

Tidak hanya itu, udara yang dihasilkan dari hembusan bersin ternyata memiliki kecepatan hingga 70m/s atau setara dengan 160 km/jam. Dan kuman yang terpapar mencapai 100.000 setiap kali kita bersin. Masya Allah,

Karena itulah ketika kita bersin sebaiknya tidak ditahan. Karena apabila kita menahan bersih banyak dampak buruk yang mengakibatkan kerusakan pada tubuh seperti menyebabkan patah tulang di tulang rawan hidung, mimisan, pecah gendang telinga, gangguan pendengaran vertigo dan retina yang terlepas atau mengalami emfisema. Hal ini dikarenakan tubuh kita berusaha menahan kecepatan tinggi dari bersin.

Adab Bersin Dalam Islam

Dalam Islam bersin juga merupakan sebuah kenikmatan yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan kepada hamba-Nya. Bahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun menyukai bersin. Karena itulah ada adab-adab yang baik yang diajarkan dalam Islam ketika bersin.

1. Menutup mulut dan wajah ketika bersin

Adab bersin dalam islam pertama adalah menutup mulut dan wajah. Dalam hadist Abu Dawud dan Tirmidzi menjelaskan bahwa setiap kali Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersin, beliau selalu menutup mulut dan wajahnya dengan kedua tangan atau kain sambil merendahkan suaranya. Dengan begitu kita pun sebagai pengikut Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam jika disarankan berbuat hal serupa ketika bersin.

2. Jangan memalingkan leher

Kemudian adab bersin selanjutnya yaitu janganlah memalingkan leher kita ke kiri maupun ke kanan agar terhindar dari bahaya akibat tekanan yang terjadi yang bisa saja menciderai leher kita.

3. Mengucap Hamdalah (Alhamdulillah)

Adab bersin dalam islam selanjutnya adalah mengucapkan Hamdalah. Dan yang terakhir hendaklah kita mengucapkan Hamdalah selepas bersin dan ucapkanlah secara lantang meskipun ketika kita dalam keadaan shalat.

4. Adab ketika mendengar orang bersin yaitu bertasmit (mendoakan orang bersin)

Ada pula adab ketika bersin yang diperuntukkan bagi kita ketika berada di dekat orang yang bersin. Ketika bersin seseorang mendapatkan satu hak dan orang lain yang berada di sekitarnya pun wajib menunaikan hak orang tersebut dengan bertasmit. Yaitu mendoakan orang yang bersin.

Dalam suatu hadis dikatakan bahwa Rasulullah SAW Allahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian bersih, hendaknya dia mengucapkan ‘Alhamdulillah’ sedangkan saudaranya atau temannya hendaklah mengucapkan ‘Yarhamukallah’ (Semoga Allah merahmatimu), jika saudaranya berkata ‘Yarhamukallah’ maka hendaknya dia berkata ‘Yahdikumullah wa yuslih baalakum’ (Semoga Allah memberi petunjuk dan memperbaiki hatimu)” (Hadist riwayat Bukhari dan Muslim)

Itulah adab bersin dalam islam dan juga fakta dibalik bersin yang saya rangkum. Semoga ilmu pengetahuan kita semakin bertambah ketika membaca artikel ini. Semoga bermanfaat bagi Anda.