Batas Waktu Sholat Isya Sepertiga Malam, Tengah Malam atau Sampai Subuh?

Hafiziazmi.com – Bicara mengenai waktu sholat isya, mungkin dari kita bingung sampai jam berapa batas akhirnya. Apakah batas waktu sholat isya sepertiga malam, tengah malam, atau sampai subuh.?

Seperti yang kita ketahui sholat lima waktu merupakan salah satu dari Rukun Islam. Allah menurunkan perintah sholat lima waktu ini ketika peristiwa Isra’ Mi’raj.

Sholat lima waktu terdiri dari subuh, dzuhur, asar, maghrib, isya. Namun, yang akan saya bahas ini mengenai sholat isya yaitu batas akhir waktu sholat isya.

Batas waktu sholat isya

Diantara sholat lima waktu, sholat Isya memiliki waktu yang paling panjang. Bahkan ada yang beranggapan waktu sholat Isya dimulai dari hilangnya mega merah hingga menjelang terbitnya fajar atau waktu subuh.

Namun ada pula yang mengatakan waktu Isya hanya hingga tengah malam. Lalu mana yang benar, Apakah akhir waktu sholat Isya itu tengah malam atau hingga terbitnya fajar di waktu subuh. Dan berikut ini pemaparanya.

Batas Waktu Sholat Isya

Para ulama sepakat tentang awal waktu shalat isya, bahwa waktunya dimulai dari lenyapnya mega merah. Akan tetapi mereka berbeda pendapat tentang batas waktu sholat isya. Secara umum ada 3 pendapat tentang akhir waktu sholat Isya.

1. Batas waktu sholat isya sepertiga malam.

Pendapat pertama menyatakan bahwa akhir waktu shalat isya adalah sepertiga pertama malam.

Hal ini berdasarkan dari hadits Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Daruquthni dan Nasa’I bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam didatangi Jibril pada dua waktu untuk satu sholat. Waktu pertama menunjukkan awal waktu sedangkan waktu kedua menunjukkan akhir waktu.

Haditsnya cukup panjang, karena mencakup lima waktu sholat, berikut petikannya untuk waktu sholat Isya.

“Kemudian ketika Mega merah di ufuk barat telah hilang, Jibril datang. Lalu mengatakan; ‘Kerjakanlah sholat Isya’. Kemudian beliau mengerjakan sholat Isya. Hari berikutnya, Jibril datang kepada beliau untuk shalat Isya, ketika sudah berlalu sepertiga malam pertama, beliau mengatakan; ‘Kerjakanlah sholat Isya.’

Kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, beliau mengatakan; ‘Diantara dua batas ini adalah waktu shalat.” (Hadits riwayat Ad-Daruquthni dan Nasai)

Baca juga : Batas Waktu Sholat Dhuha Sampai Jam Berapa?

2. Batas waktu sholat isya tengah malam.

Pendapat kedua menyatakan bahwa akhir waktu shalat isya adalah tengah malam. Hal ini berdasarkan hadits Nabi Shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim beliau Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

[alert-success]“Apabila kalian telah sholat maghrib maka itu waktunya sampai hilang warna merah di ufuk barat. Lalu setelah kalian sholat Isya itulah waktunya, sampai pertengahan malam.” (Hadits Riwayat Muslim)[/alert-success]

Praktek Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam juga menjadi dasar bahwa batas waktu shalat isya adalah pertengahan malam. Sahabat nabi Anas bin Malik menuturkan:

[alert-success]“Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengakhirkan sholat isya sampai pertengahan malam. Kemudian beliau sholat.” (Hadits Riwayat Bukhari)[/alert-success]

3. Batas waktu sholat isya sampai waktu subuh

Sedangkan pendapat ketiga bahwa akhir sholat Isya adalah hingga fajar  atau masuk waktu subuh. Pendapat ini berdasarkan hadits Nabi Shallallahu alaihi wa sallam tentang orang yang menyia-nyiakan sholat. Yaitu mereka yang menunda sholat sampai datang waktu sholat berikutnya. Beliau bersabda:

[alert-success]“Yang dimaksud menyia-nyiakan sholat adalah mereka yang tidak sholat sampai datang waktu sholat berikutnya.” (Hadits Riwayat Muslim dan Ibnu Hibban)[/alert-success]

Hadis ini menjadi dalil, bahwa akhir dari waktu shalat adalah masuknya waktu sholat berikutnya.

Dari ketiga pendapat diatas lalu mana yang benar? Kita harus mengikuti pendapat siapa dan harus bagaimana. Berikut penjelasan para ulama.

Pendapat Ulama Mengenai Akhir Waktu Sholat Isya

Sebagian ulama mencoba mengkompromikan pendapat yang berbeda tersebut dengan mengatakan bahwa waktu sholat Isya ada dua jenis.

1. Waktu sholat isya normal.

Maksudnya adalah waktu ini berlaku dalam situasi normal yang dimulai sejak hilangnya Mega merah di ufuk barat sampai sepertiga malam pertama atau tengah malam.

2. Waktu toleransi

Sedangkan waktu yang kedua disebut sebagai waktu toleransi. Maksudnya, waktu yang diperuntukkan bagi mereka yang memiliki alasan atau halangan.

Sehingga tidak bisa mengerjakannya di waktu normal, maka makruh hukumnya sholat di luar waktu normal bagi mereka yang tidak memiliki halangan yang dibenarkan syariat.

Baca juga : Sholat Subuh Kesiangan, Apakah Masih Bisa Sholat?

Lalu bagaimana dengan anjuran untuk mengakhirkan shalat isya?

Adapun tentang mengakhirkan shalat isya, hal tersebut yang disunahkan. Akan tetapi dengan syarat tidak memberatkan jamaah. Meskipun dikerjakan di akhir waktu yaitu sepertiga malam, awal atau pertengahan malam.

Sholat Isya sebagaimana sholat wajib lainnya tetap lebih utama jika dikerjakan secara berjamaah bukan sendiri sendiri. Jika seandainya pengerjaan shalat Isya di akhir waktu ini memberatkan para jamaah, maka Lebih baik tetap mengerjakannya di awal waktu dengan berjamaah.

Dari Aisyah radhiyallahu Anhu ia bercerita:

[alert-success]“Pada suatu malam Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tidak tidur sampai seluruh malam berlalu dan sampai jamaah masjid tertidur. Kemudian beliau keluar dan mengerjakan shalat seraya bersabda, ‘Sesungguhnya inilah waktu sholat Isya’. Seandainya aku tidak khawatir akan memberatkan umatku.” (Hadits Riwayat Muslim)[/alert-success]

Itulah penjelasan mengenai batas waktu sholat isya dari berbagai pendapat. Semoga dengan membaca ini kita dapat pelajaran baru dan semoga bermanfaat.

Hanya orang biasa yang mencoba untuk menyebarkan ilmu Agama Islam sesuai sumber terpercaya yaitu Al-Quran dan Hadis.

1 thought on “Batas Waktu Sholat Isya Sepertiga Malam, Tengah Malam atau Sampai Subuh?”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.